Gerakan Sehari Tanpa Makan Nasi Minim Sambutan
CIANJUR (Suara Karya): Surat edaran Gubernur Jawa Barat tentang Gerakan One Day No Rice (sehari tanpa makan nasi) Nomor 60 Tahun 2010 yang ditindaklanjuti surat Nomor 501/ 34/Binprod tanggal 15 Juli 2011 tentang hal serupa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tampaknya kurang mendapat perhatian dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Dari 28 OPD, baru satu OPD, yaitu Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, yang melaksanakan tindak lanjut surat edaran Gubernur Jabar tentang gerakan sehari tanpa makan nasi. Padahal surat edaran gubernur itu terbit sudah hampir setahun.
"Kami melaksanakan ini sebagai bentuk tindak lanjut dari surat edaran gubernur dan surat edaran bupati dalam upaya program percepatan keanekaragaman konsumsi dan ketahanan pangan," kata Drs H Sudradjat Laksana kepada Suara Karya, Rabu (23/5).
Gerakan sehari tanpa makan nasi di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura dilaksanakan setiap hari Rabu. "Setiap hari Rabu, semua pegawai tidak makan nasi, penggantinya makan singkong atau makan mi," katanya.
Menurutnya, sebagaimana dirasakannya sehari dalam waktu seminggu tidak makan nasi, tubuh tetap fit, tidak ada gangguan kesehatan. Sebab, masih tetap makan, hanya saja yang dimakan bukan nasi, melainkan singkong atau makanan lainnya.
"Ya, karena dibiasakan, akhirnya sudah terbiasa, terasa enak dalam sehari tidak makan nasi. Setiap hari Rabu, saya tidak hanya di kantor tidak makan nasi. Di rumah pun bersama keluarga, saya tidak makan nasi. Penggantinya, makan singkong atau mi dan makanan lainnya," ujarnya.
Sebagaimana disaksikan Suara Karya, Rabu, kemarin, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Sudradjat Laksana, bersama para pegawainya menyantap mi rebus sebagai pengganti nasi. (Man Suparman)
Posting Lebih Baru Posting Lama